09 Maret, 2011

Boni: Hanya Menumpang Tenar Wajar PKS Nakal

Reshuffle Kabinet

Boni: Hanya Menumpang Tenar Wajar PKS Nakal

Tribunnews.com - Jumat, 4 Maret 2011 15:11 WIB

"PKS masuk hanya karena dasar membantu pemerintahan tidak menjadi pemenang pada pemilu, dia juga mencari kesempatan untuk besar, sehingga wajar jika nakal dan muncul gerakan,"
Boni Hargens

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang kerap membandel salah satunya dalam usulan hak angket pajak dinilai wajar. Posisi PKS yang hanya menumpang masuk ke dalam koalisi dan mereka mengambil kesempatan untuk menjadi partai dewasa saat berada di dalam koalisi.

"PKS masuk hanya karena dasar membantu pemerintahan tidak menjadi pemenang pada pemilu, dia juga mencari kesempatan untuk besar, sehingga wajar jika nakal dan muncul gerakan," ujar Pengamat Politik Universitas Indonesia, Boni Hargens saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Jumat (4/3/2011).

Menurut Boni, PKS adalah partai yang bukan termasuk kategori ideal untuk bergabung di dalam pemerintahan. Karena itulah, lanjut Boni, Presiden SBY sudah waktunya menggunakan hak prerogatifnya secara tegas untuk segera melakukan reshuffle.

"Kita sudah dibikin bingung reshuffle dari tahun lalu, mestinya SBY punya legitimasi kuat dan bersikap. Saya heran karena Golkar dan PKS, SBY jadi ragu, SBY kan punya hak prerogatif, gunakan itu, jangan pernah ada dalam posisi terjepit," tandasnya.

Penulis: Willy Widianto | Editor: Johnson Simanjuntak

http://www.tribunnews.com/2011/03/04/boni-hanya-menumpang-tenar-wajar-pks-nakal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar