24 Februari, 2011

Berebut Pimpinan Hak Angket Bank Century

Berebut Pimpinan Hak Angket Bank Century

Jumat, 27 November 2009 - 19:21 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Hak angket DPR untuk membongkar skandal Bank Century dipastikan lolos. Ketua Pansus tampaknya akan menjadi rebutan karena dinilai akan punya peran besar.

Partai Demokrat merasa berhak karena Tata Tertib DPR mengatur demikian. Tetapi fraksi-fraksi inisiator pengusung angket tidak rela karena fraksi pemenang pemilu ini baru menyetujui belakangan.

“Dalam UU dan Tata Tertib DPR sudah jelas disebutkan bahwa pimpinan panitia angket dipilih berdasarkan prinsip musyawarah dan mufakat dengan mengedepankan asas proporsionalitas,” kata Ketua DPR Marzuki Alie yang juga Sekjen Partai Demokrat, kemarin.

Pernyataan ini juga didukung anggota Komisi III DPR dari FPD Ruhut Sitompul. Dikatakan, asas proporsionalitas sudah jelas bahwa pemenang pemilu memimpin pansus. “Tapi kalau fraksi lain menginginkan ya kita hormati, tapi pada prinsipnya Demokrat siap,” jelasnya.

Ketua FPD Anas Urbaningrum tidak terlalu antusias mengenai siapa yang akan memimpin hak angket tersebut. “Apapun fraksinya pada dasarnya punya hak memimpin panitia angket. Aturannya siapa yang dipilih anggota. Jadi, tidak ada yang salah kalau ada yang bercita-cita memimpin Pansus,” ungkapnya.

Sebelumnya, inisiator angket Bank Century, Gayus Lumbuun, meminta pimpinan hak angket dijabat salah satu inisiator hak angket. “Wajar saja kalau inisiator diberi otoritas dalam memimpin hak angket ini. Kurang pas kalau angket dipimpin fraksi yang semua tidak setuju angket,” tegasnya.

DARI INISIATORWakil Ketua DPR, Pramono Anung, menyatakan hal sama bahwa ketua seharusnya dipilih dari inisiator. Soal keanggotaan, dari 30 orang itu memang ditentukan secara proporsional.

“Inisiator itu kan PDIP, Golkar, Hanura, Gerindra, dan PKS. Ya dipilih saja salah satunya menjadi ketua dan lainnya pimpinan,” katanya. “Yang pasti, siapapun yang dipilih harus punya kredibilitas karena hal ini sudah menjadi sorotan publik.”

Pengamat politik UI Boni Hargens mendukung ide tersebut. Dia mengingatkan agar seluruh fraksi inisiator mencermati sikap politik FPD yang berubah 180 derajat dari menolak jadi mendukung.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, minta masyarakat mengawal proses politik dan hukum Bank Century. “Sebab itu, kita harus mendukung hak angket di DPR dan karena itu DPR jangan basa-basi dalam kasus ini,” kata Din, di Jakarta, Jumat (27/11).
(johara/us/B)

http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2009/11/27/berebut-pimpinan-hak-angket-bank-century

Tidak ada komentar:

Posting Komentar