
Demokrasi di Indonesia Semu
Rabu, 2 Maret 2011 - 9:34 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Boni Hargens menilai demokrasi yang ada di Indonesia adalah demokrasi semu. Kehidupan demokrasi yang sehat seperti yang menjadi sandungan untuk mencapai tujuan dan cita-cita rakyat sama sekali tidak berjalan karena sistem ketatanegaraan dikuasai oleh pemilik partai dan kedaulatan rakyat hanya menjadi retorika saja karena yang ada adalah kedaulatan para pemilik partai.
“Kita ini sebenarnya masih menjalankan sistem otoriter yang dibungkus dengan demokrasi. Negara ini dijalankan berdasarkan kepentingan pemilik partai saja yang 9 orang yaitu SBY, Megawati, Aburizal Bakrie, Hilmi Aminudin, Hatta Radjasa, Muhaimin Iskandar, Prabowo dan Wiranto, Surya Dharma Ali,” ujar Boni kepada wartawan di Jakarta.
Pemilik partai apapun latar belakangnya entah dia presiden, pengusaha, anak proklamator, profesional ataupun dari kalangan militer sekalipun dalam menjalankan partai dengan otoriter tidak ada yang demokratis.
Boni bahkan berani menuding bahwa 9 pemilik partai adalah orang-orang yang merusak demokrasi itu sendiri karena mereka membiarkan keadaan seperti ini terus terjadi dan terus melakukan kebohongan seolah mereka dan partai yang mereka miliki demokratis.
“Mana ada pemilik partai itu demokratis, keinginan mereka harus dijalankan oleh seluruh kader partai. Rakyat disuruh demokratis, tapi mereka sendiri tidak menerapkan demokrasi di internal partai. Jadi omong kosong kalau ada partai yang berani mengatakan mereka demokratis. Rakyat seharusnya paham hal ini,” imbuhnya.
Menurutnya, sistem saat ini tidak memberikan tempat bagi kader partai yang memiliki idealisme yang berseberangan dengan pemilik partai meskipun idealisme tersebut adalah idealisme konstituennya. “Jadi percuma cita-cita reformasi dan amandemen yang kita laksanakan sampai 4 kali, kalau pada kenyataannya dan pelaksanaannya, demokrasi itu hanya menjadi pembungkus saja,” tambahnya. (prihandoko/B)
http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2011/03/02/demokrasi-di-indonesia-semu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar