11 Maret, 2011

Partai Politik Bonsai Fungsi Wakil Rakyat

Partai Politik Bonsai Fungsi Wakil Rakyat

Ditulis oleh Era Baru News,

Jumat, 04 Maret 2011

Jakarta - Partai politik dinilai memangkas tugas-tugas anggota DPR sebagai wakil rakyat. Para pemimpin partai politik telah menekan anggota-anggotanya di DPR RI, sehingga fungsi parlemen sebagai artikulator bagi kepentingan masyarakat tidak bisa maksimal.

"Dominasi kepentingan pimpinan partai politik sedemikian besar, sehingga anggota DPR tidak bisa melaksanakan tugas bagi kepentingan rakyat, padahal mereka dipilih oleh rakyat secara langsung," kata Pengamat poltik dari Universitas Indonesia, Boni Hargens di Gedung DPR/MPR Jakarta.

Dia mengemukakan bahwa ancaman 'recall' yang diterima anggota Fraksi PKB DPR RI, Lily Wahid dan Effendy Choirie atau Gus Choi merupakan contoh nyata betapa kepentingan pimpinan partai lebih dominan dibanding otoritas anggota parlemen yang notabene dipilih secara langsung oleh rakyat.

Keduanya terancam 'recall' karena sikap politiknya berbeda dengan garis perintah pimpinan partai politik saat pengambilan keputusan mengenai usul pengguaan hak angket mafia perpajakan.

Ancaman dan tekanan pimpinan partai politik kepada anggota DPR mengakibatkan anggota DPR takut menyuaran aspirasi rakyat atau tidak berani menyatakan sikap walaupun hal itu sesuai aspirasi konstituen.

Dengan keharusan mengikuti seluruh keinginan dan kepentingan pimpinan partai politik, maka pemilu untuk memilih secara langsung anggota DPR, tidak berarti apa-apa. Boni mengemukakan, semestinya partai politik berubah karena sistem pemilu sudah berubah.(ant/waa)

http://erabaru.net/era-baru/23851

Tidak ada komentar:

Posting Komentar