26 Juni, 2013

Rabu, 26 Jun 2013 11:17 WIB

Konvensi Partai Demokrat
Nasib Pencapresan Gita Tergantung Hasil Voting


Gita Wirjawan sidak ke Roxy Mal. (int)


Jakarta, ON: Salah satu peserta konvensi Partai Demokrat (PD), Gita Wirjawan, diketahui mulai rajin "blusukan" untuk menarik simpati publik. Namun para elit partai itu memastikan, apakah Menteri Perdagangan (Mendag) itulah yang akan diusung partainya sebagai capres pada 2014, ditentukan oleh mekanisme voting dalam konvensi. 

Data yang dihimpun menyebutkan, tempat-tempat yang telah disambangi Gita di antaranya adalah pasar di Demak, Bandung, Klender (Jakarta Timur), dan Roxy (Jakarta Barat). Meski Gita membantah dengan mengatakan bahwa apa yang dilakukannya merupakan bagian tugasnya sebagai seorang Mendag, yakni memantau harga di pasaran, namun "blusukan" ini tetap saja menuai komentar miring karena sebelumnya Gita nyaris tak pernah serajin itu turun ke lapangan.

Pengamat politk UI Boni Hargens mengaku tak heran kalau Gita untuk mengikuti bursa capres melalui konvensi PD.

"Info yang saya tahu, SBY-lah yang mendorong Gita untuk maju capres. Kayaknya, jago Cikeas, ya, Gita," katanya.

Namun demikian Boni menilai, dukungan SBY saja belum cukup bagi Mendag untuk bisa memenangi konvensi, karena sebagai pengusaha, Gita tentu punya catatan hitam juga.

"Tinggal sejauh mana catatan tersebut bisa berpengaruh dalam konvensi," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PD Kastorius Sinaga mengatakan, Gita merupakan capres paling potensial untuk partainya, sehingga tak heran jika Ketua Umum PD SBY, mengundangnya juga untuk mengikuti konvensi.

Namun demikian Wakil Ketua Umum PD Max Sopacua mengatakan, siapa capres yang akan disung PD pada Pemilu 2014, tergantung hasil keputusan konvensi.

"Pak SBY tidak bisa memutuskan siapa capres yang akan diusung, karena akan ditentukan berdasarkan hasil voting dalam konvensi. Voting dilakukan secara terbuka melalui media massa," katanya, hari ini, di Jakarta.

Ia bahkan membantah kalau Gita merupakan capres terkuat SBY, karena yang menentukan adalah voting.

"Tapi jika nanti berdasarkan hasil voting Pak Gita berada di puncak, ya tentunya beliau yang akan dipilih," tegas Max.


Rhm.

http://www.obornews.com/26146-berita-nasib_pencapresan_gita_tergantung_hasil_voting.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar