Ambisi Partai Hanura Dinilai Berlebihan
Headline | Tue, Jul 02, 2013 17:05 | Jakarta, matanews.com
ANALIS Politik Universitas Indonesia (UI), Boni Hargens, menilai deklarasi pasangan Wiranto dan Hary Tanoesudibjo sebagai calon presiden dan wakil presiden oleh Partai Hanura sebagai ambisi yang berlebihan. Menurutnya, pengusungan keduanya tak diimbangi kerja politik Hanura serta pertimbangan tingkat akseptabilitasnya di masyarakat.
“Hanura tidak bakal mampu mencapreskan siapa-siapa. Paling tinggi memajukan cawapres dalam satu koalisi. Artinya, ide tiga besar dalam pemilu hanya utopia, hanya ambisi berlebihan,” kata Boni, beberapa saat lalu.
Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) ini memprediksi, perolehan suara Partai Hanura di Pemilu 2014 tak akan lebih dari empat persen. Secara akseptabilitas dan elektabilitas, kata dia, Hanura tak bisa meningkatkannya dalam waktu singkat, meskipun Hary Tanoe memiliki kekuatan finansial dan jaringan media.
“Semangat untuk jadi cawapres gede, tapi realitas belum bisa karena belum punya citra yang memadai. HT (Hary Tanoe) masih dilihat sebatas orang kaya, belum dilihat sebagai figur pemimpin,” ujarnya.
Hanura mendeklarasikan pasangan Wiranto-Hary Tanoe, pada Selasa (2/7/2013) ini. Ketua Umum Partai Hanura Wiranto dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Hanura Hary Tanoesudibjo menjadi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dari partai tersebut.(amr-dbs-kc/dit-kom)
http://matanews.com/2013/07/02/ambisi-partai-hanura-dinilai-berlebihan/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar