"Kami menyatakan dukungan kepada KPK dibawah pimpinan Abraham Samad dalam membongkar skandal korupsi politik yang menjadi masalah paling serius...,"
Rabu , 24 Jul 2013 21:57 WIB

Adhie M. Massardi [ist]
Skalanews - Gerakan Indonesia Bersih (GIB) yang terdiri dari sejumlah elemen akademisi, aktivis dan tokoh masyarakat mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kedatangannya mereka agar lembaga superbody itu dapat membongkar serta menuntaskan kasus skandal korupsi yang telah merugikan negara dalam jumlah besar.
"Kami menyatakan dukungan kepada KPK dibawah pimpinan Abraham Samad dalam membongkar skandal korupsi politik yang menjadi masalah paling serius dalam membangun pemerintahan yang demokratis," tutur, Adhie M. Massardi selaku Koordinator GIB ketika di kantor KPK, Rabu (24/7).
Lebih lanjut Adhie menambahkan perkara-perkara itu, antara lain pengusutan kasus skandal Bank Century. Dia berharap agar kasus tersebut segera diselesaikan mengingat telah merugikan keuangan negara dalam skala besar.
Selain itu, GIB pun meminta KPK untuk memantau segala bentuk penyalahgunaan kekuasan oleh pejabat baik di pusat maupun di daerah.
"GIB menghimbau KPK lebih proaktif memantau segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan oleh pejabat publik, yang di pusat atau di daerah. Serta terus memantau para petahana (incumbents) agar mereka tidak menyalahgunakan jabatan," pungkasnya.
Tampak hadir beberapa tokoh pergerakan nasional, diantarannya, Neta S Pane (Ketua Presidium Indonesian Police Watch), Boni Hargens (pengamat politik), Salamuddin Daeng (pengamat ekonomi Indonesia for Global Justice), Karyono Wibowo (peneliti senior Indonesia Public Institute) dan lain-lain. (Azihar Akbar/bus)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar